Mencegah Uang Menjadi Sumber Konflik Pernikahan

uang pernikahanSalah satu penyebab umum munculnya pertengkaran dalam  suatu hubungan adalah masalah finansial. Tak jarang satu hubungan harus berakhir hanya karena masalah uang. Terri Orbuch, Ph.D., seorang ahli dalam masalah hubungan percintaan, memberikan tip-tip untuk mencegah masalah keuangan menjadi momok dalam hubungan Anda.

Diskusi Rutin. Masalah uang adalah hal yang sensitif dan bisa menjadi bom waktu dalam hubungan Anda, yang siap meledak kapan saja. Saking sensitifnya, banyak pasangan yang memilih untuk menghindari pembicaraan tersebut. “Konflik karena uang bisa dicegah dengan sering membicarakannya secara teratur”, ujar Terri, Mendiskusikannya bersama-sama pasangan Anda bermanfaat untuk mendeteksi munculnya masalah, dan mencari solusi sebelum masalah itu berujung pada pertengkaran di masa depan.

Awasi Pemilihan Kalimat. Ketika berdiskusi tentang uang dengan pasangan, lontarkan pertanyaan yang melibatkan emosi sesedikit mungkin.  Pertanyaan-pertanyaan seperti “Apa pengeluaran terbesar kita?” atau “Berapa yang bisa kita tabung bulan ini?” lebih baik ketimbang membuka percakapan dengan pertanyaan yang terkesan menuduh seperti “Buat apa beli motor baru? Daripada buang-buang uang, lebih baik ditabung”. Emosi hanya akan membuat diskusi Anda berakhir dengan argumen.

Buat Perjanjian. Dalam hal finansial, setiap pasangan harus punya kesepakatan yang harus dijalankan dengan komitmen tinggi. Kesepakatan tersebut bisa mencakup jumlah uang yang boleh dibelanjakan untuk kepentingan pribadi. Misalnya, Anda dan pasangan boleh menghabiskan sejumlah uang (anggap saja maksimal satu juta Rupiah) tanpa perlu memberitahu pasangan sebelumnya. “Menyembunyikan uang dari pasangan adalah salah satu bentuk pengkhianatan”, ujar Terri. Itu sebabnya transparansi dalam pengelolaan uang sangatlah penting.

Saling Mengerti dan Menghargai. Ada yang menganggap uang sebagai simbol stabilitas dan jaminan keamanan, sehingga menabung adalah prioritas utama mereka. Ada pula yang merasa sudah berkecukupan asalkan kebutuhan sehari-hari mereka sudah terpenuhi. Apapun karakter pasangan Anda, cobalah untuk mulai melihat melalui perspektif si Dia. “Perbedaan pendapat akan selalu ada tapi kompromi seringkali tetap dibutuhkan. Yang terpenting, jangan sampai perbedaan pendapat itu merusak tujuan Anda berdua sebagai satu pasangan”, kata Terri.

Jangan Ragu Meminta Pertolongan. Kami paham, tidak semua orang merasa nyaman berbicara tentang uang. Awalnya mungkin terasa berat, makanya dibutuhkan konsistensi yang tinggi dari Anda dan pasangan Anda. Jika Anda atau si Dia masih merasa kesal atau bersikap defensif jika membicarakan masalah uang –padahal Anda sudah menerapkan strategi di atas– kemungkinan besar ada masalah yang lebih serius yang sedang Anda –atau si Dia– pendam. “Jangan ragu untuk meminta bantuan dari para profesional”, saran Terri. Dalam hal ini, penasihat keuangan atau psikolog bisa menjadi ‘malaikat’ penolong dalam hubungan Anda.

Paket Pernikahan dan Wedding Organizer Profesional dan Recomended Di Yogyakarta.
Klik www.mantenyogya.com, dapatkan free konsultasi, dan cashback senilai 1Jt Rupiah.

 

Anda ingin berlangganan artikel kami Via Email? Silahkan masukkan alamat email anda. Lalu tekan tombol 'berlangganan' ikuti petunjuk selanjutnya. Lalu cek di inbox/bulk email anda.


https://lh5.googleusercontent.com/-130LoXHsChU/U1TG-CaUyXI/AAAAAAAADNE/4Jcm8pYElTU/s508/wedding.gif

http://artikelpernikahan.com/camilan.gif

  • http://artikelpernikahan.com/hamilnikah.gif

    http://artikelpernikahan.com/bannercinta.gif

    http://artikelpernikahan.com/wp-content/uploads/2017/03/bakpia.gif


    artikelpernikahan.com

Artikel Yg Perlu Juga Di Baca :close