Tetap Produktif Saat Putus Cinta

putus cinta lagiPutus cinta tidak hanya mengagalkan percintaan Anda, juga mengganggu berbagai area hidup Anda. Tidak bisa berhenti memikirkan mantan membuat Anda tidak menikmati setiap aktivitas, termasuk jadi sulit fokus pada pekerjaan. Ketika Anda mengalami kesulitan tetap produktif saat mencoba ‘sembuh’ dari sakit hati karena putus, coba langkah-langkah berikut untuk melalui:

Bagi menjadi bagian lebih kecil
Saat baru putus, pasti punya pemikiran “bagaimana melalui perasaan sedih ini pada hari, minggu, atau bulan berikutnya”. Rasanya sulit bakal konsentrasi dalam beberapa waktu yang tidak bisa diperkirakan. Dengan kata lain, tidak mood bekerja.

Nah, coba, deh, untuk tidak memikirkan apa yang akan dilakukan dalam jangka panjang. Tapi, kerjakan dulu tugas-tugas Anda sedikit demi sedikit. Bagi tugas menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan fokus untuk menyelesaikannya, misal, dalam waktu satu jam, dua jam, atau satu hari itu saja.

Beban kerja yang tidak terlalu besar serta target penyelesaian yang lebih sebentar membuat Anda melupakan masalah pribadi sejenak. Anda pun tidak terganggu bila masalah pribadi itu sewaktu-waktu muncul di kepala gara-gara penyelesaian tugas yang lama.

Buat jadwal ‘curhat’
Anda masih boleh, tuh, memikirkan kondisi yang baru kehilangan atau putus cinta selama bekerja. Namun, lakukan sesekali saja. Jadwalkan kapan Anda ‘membolehkan’ diri menangisi hal tersebut. Misal, ketika makan siang, Anda curhat pada teman dekat–sambil makan siang atau mengobrol lewat chat apps atau telepon.

Bisa juga, tetap pada saat makan siang, sekadar menuliskan beberapa kalimat di blog atau kertas kosong sebagai luapan emosi sekaligus sarana refleksi. Cara lain, ya, sambil baca-baca artikel tentang bertahan dari putus cinta seperti ini. Tujuan dari dilakukannya hal-hal tadi supya Anda bisa bergerak maju dari kondisi putus cinta sekaligus meraih kembali kontrol terhadap emosi.

Abaikan ponsel
Pasti tahu, deh, cara terbaik melupakan mantan adalah memutuskan komunikasi–meski sementara. Dengan begitu, Anda bisa kembali memikirkan cara-cara terbaik untuk ‘melanjutkan’ hidup. Cuma, nih, pasti selalu ada godaan untuk membalas pesan atau mengangkat telepon, tertutama jika si mantan yang menghubungi Anda pertama kali.

Untuk menghalau godaan-godaan tadi, menjauhlah dari ponsel Anda. Bisa dengan mematikannya atau, jika tidak mungkin, block nomor ponsel mantan. Hindari cek akun email pribadi jika mungkin mantan mengirim email pada Anda–atau akun media sosial.
Mengabaikan ponsel atau sarana komunikasi lain selama bekerja tidak hanya meminimalkan komunikasi dengan mantan. Cara ini juga supaya Anda tidak tergoda curhat sepanjang hari dengan teman. Dengan begitu, Anda bisa tetap produktif pada waktunya.

Cari rutinitas baru
Jika biasanya menelepon si mantan setiap makan siang–sekadar melaporkan kondisi Anda sampai siang itu–ubah kebiasaan tadi, misal, dengan makan siang di luar kantor bersama teman-teman kerja yang lain. Atau, kalau setiap hari dijemput pacar pas pulang kantor, mulai sekarang, jadwalkan pergi ke gym sehabis ngantor. Bukan hanya membuat Anda tetap produktif pada pekerjaan, cara ini juga membantu untuk menyembuhkan diri dari sakit hati dan membuat Anda makin kuat.

Paket Pernikahan dan Wedding Organizer Profesional dan Recomended Di Yogyakarta.
Klik www.mantenyogya.com, dapatkan free konsultasi, dan cashback senilai 1Jt Rupiah.

 

Anda ingin berlangganan artikel kami Via Email? Silahkan masukkan alamat email anda. Lalu tekan tombol 'berlangganan' ikuti petunjuk selanjutnya. Lalu cek di inbox/bulk email anda.


https://lh5.googleusercontent.com/-130LoXHsChU/U1TG-CaUyXI/AAAAAAAADNE/4Jcm8pYElTU/s508/wedding.gif

http://artikelpernikahan.com/camilan.gif

  • http://artikelpernikahan.com/hamilnikah.gif

    http://artikelpernikahan.com/bannercinta.gif

    http://artikelpernikahan.com/wp-content/uploads/2017/03/bakpia.gif


    artikelpernikahan.com

Artikel Yg Perlu Juga Di Baca :close